![]() |
| Just look down and keep running |
Minggu, 23 Oktober 2016 menjadi
salah satu hari yang dinanti bagi banyak orang terutama para pecinta lari di
Indonesia. Hari ini adalah hari pelaksanaan Jakarta Marathon 2016 yang
kegiatannya berada di daerah Monas (Monumen Nasional) Jakarta Pusat, event bergengsi yang rutin diadakan
setiap tahunnya ini menyita banyak banget perhatian para pecinta lari atau yang
biasa kita sebut dengan runners. Terlihat dari jumlah peserta marathon kali ini
yang mencapai angka 16.000 pendaftar.
Pertama kalinya diajak sahabat
untuk mengikuti
![]() |
| Detik-detik melewati garis finish. |
Sampai dilokasi acara, kami
disambut dengan gagahnya tugu Monumen Nasional yang menjulang tinggi dengan
cahaya lampu biru menyala. Ramalan cuaca kemarin menyatakan bahwa pagi ini
sampai sore Jakarta akan diguyur hujan lebat diiringi oleh petir, semua pasti berharap
ramalan cuaca itu salah, tapi melihat kondisi nya kini gue khawatir ramalan itu
benar. Semalam hujan turun deras dan ketika gue dan sahabat gue berangkat
pagi-pagi buta, cuaca masih sangat dingin dan hujan masih turun rintik-rintik.
Kategori terbagi menjadi 5
Kategori, Full Marathon dimulai pukul 05.00, Half Marathon dimulai pukul 05.10,
10k dimulai pukul 05.20, 5k dimulai
pukul 05.30 dan kategori Maratoonz untuk anak-anak dimulai pukul 07.00. kurang
lebih di Km 3 benar saja hujan turun deras yang seketika mengguyur para pelari.
Banyak pelari berhamburan mencari tempat berteduh dan banyak yang lainnya tetap
memilih untuk melanjutkan berlari walau hujan semakin deras. Sementara gue yang
teringat handphone dan dompet yang berada didalam tas kecil yang gue bawa tidak
terlindungi berusaha mencari plastik, sampai gue melihat plang tulisan tiiiiiiiittt
(sensor) yang jelas salah satu mini market yang punya cabang dimana-mana. Baru
kali ini gue mengikuti lomba lari dan menyempatkan diri ke mini market untuk
membeli plastik.
Gue pun melewati garis finish
setelah menempuh waktu 3 Jam 10 Menit. Wow bukan angka yang bagus sebenarnya
tapi karena ini pertama kali gue berlari marathon sejauh ini, jadi gue nggak
terlalu peduli.
Pelajaran yang bisa gue ambil
setiap gue berlari adalah.
1. Jangan
pernah datang terlambat
2. Jangan
pernah berhenti berlari, tidak peduli betapa lelahnya kita
3. Jika
terpikir rute masih sangat jauh dan setiap kita melihat kesekitar kamu merasa
tidak kuat untuk lari lari sampai garis finish, tundukan saja pandangan kebawah
dan tetap berlari sekuat kita bisa
4. Tidak
usah peduli soal hadiah, medali atau apapun yang akan kita dapatkan setelah
finish, yang terpenting adalah kita harus menyelesaikan apa yang kita mulai.
Sekian pengalaman gue saat
mengikuti kegiatan Jakarta Marathon 2016 kali ini, gue belum akan berhenti
berlari sekarang karena ini adalah hobi gue dan gue senang melakukannya.

